Laksdya TNI Yudo Margono, Pangkogabwilhan I, Jendral di Balik Kesiapan Tempur di Laut Natuna

 Laksdya TNI Yudo Margono, Pangkogabwilhan I, Jendral di Balik Kesiapan Tempur di Laut Natuna

Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Pangkogabwilhan) 1 Laksamana Madya TNI Yudo Margono bersiap mengikuti patroli udara dengan Pesawat Boeing 737 Intai Strategis AI-7301 Skadron Udara 5 Wing 5 TNI AU Lanud Sultan Hasanudin Makassar di Lanud Raden Sadjad, Natuna, Kepulauan Riau, Sabtu (4/1/2020). ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat

TNI sudah menyatakan siap menjaga wilayah NKRI dari gangguan eksternal, termasuk yang terjadi di laut Natuna saat ini.

Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Pangkogabwilhan) I Laksdya TNI Yudo Margono melaksanakan pengendalian operasi siaga tempur terkait dengan adanya pelanggaraan di wilayah perairan laut Natuna Utara, Natuna, Kepulauan Riau.

Setibanya di Natuna, Yudo langsung menggelar rapat tertutup untuk melakukan pemetaan pengoperasian pengamanan utara perairan pulau laut, Natuna.

Dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com menyebutkan, operasi siaga tempur ini dilaksanakan oleh Koarmada1 dan Koopsau 1 dengan alutsista yang sudah tergelar.

Mulai dari tiga KRI dan satu pesawat intai maritim dan satu pesawat Boeing TNI AU.

“Ada tambahan lain dan masih dalam perjalanan menuju Natuna, yakni dua KRI,” katanya Jumat (3/1/2020) malam.

Selanjutnya dikatakan Pangkogabwilhan I bahwa operasi ini digelar untuk melaksanakan pengendalian wilayah laut, khususnya di Zona Ekonomi Ekslusif (ZEE) laut Natuna Utara.

Laksdya TNI Yudo Margono menambahkan bahwa sekarang ini wilayah Natuna Utara menjadi perhatian bersama, sehingga operasi siaga tempur diarahkan ke Natuna Utara mulai tahun 2020.

“Operasi ini merupakan salah satu dari 18 operasi yang akan dilaksanakan Kogabwilhan I di wilayah yang menjadi tanggung jawabnya,” pungkasnya.

Baca juga :  Gempa Magnitudo 5,2 Guncang Aceh

Sebelumnya, kapal ikan asing (KIA) kembali marak menerobos perairan Natuna, Kepulauan Riau.

Sejumlah nelayan Natuna merasa cemas lantaran sering bersinggunggan dengan kapal-kapal asing tersebut.

Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) mengeklaim telah menangkap tiga kapal asing Vietnam.

Namun masih ada kapal China yang menerobos wilayah Natuna.

Ketua Nelayan Kabupaten Natuna, Herman mengaku, kapal nelayan asing kerap masuk dan mencuri ikan di perairan Natuna.

Biasanya kapal-kapal pencuri ikan itu merambah ke titik koordinat 108 hingga 109 atau sebelah utara hingga timur pulau Laut.

“Rata-rata KIA asal Vietnam dan China, masuknya ke sana (titik koordinat 108 hingga 109 atau sebelah utara hingga timur pulau Laut),” katanya, Selasa (31/12/2019).

Herman mengaku, koordinat 109 dan 109 memang bersinggungan langsung dengan laut Tiongkok.

Siapa Laksdya Yudo Margono?

Laksamana Madya TNI Yudo Margono lahir di Madiun, Jawa Timur, 26 November 1965 (54 tahun).

Ia adalah seorang perwira tinggi TNI-AL yang sejak 24 September 2019 mengemban amanat sebagai Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan I.

Baca juga :  Dr Tirta Sebut Covid-19 Ditunggangi Politik

Yudo, merupakan alumnus Akademi Angkatan Laut (AAL) angkatan ke-XXXIII/tahun 1988.

Jabatan terakhir jenderal bintang tiga ini adalah Panglima Komando Armada I.

Jejak Sertijab Yudo Margono

10 Oktober 2017

Panglima Kolinlamil diserhaterimakan dari Laksamana Muda TNI Agung Prasetiawa, kepada Laksamana Pertama TNI Yudo Margono,

Komando Lintas Laut Militer merupakan Kotama pembinaan dan operasional TNI AL, yang mengemban tugas membina kemampuan sistem Angkatan Laut militer termasuk potensi Angkatan Laut nasional untuk kepentingan pertahanan negara di laut serta melaksanakan angkatan administratif, taktis dan strategis.

Sebelum menjadi orang nomor satu di Kolinlamil, alumni Lemhannas RI PPRA Angkatan Ke-52 tahun 2014 ini, menjabat sebagai Kepala Staf Komando Armada RI Kawasan Barat (KS Koarmabar).

15 Maret 2018

Jabatan Panglima Komando Angkatan Armada RI Kawasan Barat (Pangarmabar) resmi diserahterimakan dari Laksamana Muda Aan Kurnia kepada Laksamana Muda Yudo Margono.

Upacara serah terima jabatan (sertijab) dipimpin oleh Kepala Staf TNI Angkatan Laut (Kasal) Laksamana Ade Supandi.

Selain Pangarmabar, jabatan Panglima Komando Lintas Laut Militer (Pangkolinlamil) juga diserahterimakan dari Laksamana Muda Yudo Margono kepada Laksamana Pertama Achmad Rivai.

Baca juga :  Asik, ADN Medan Dideklarasikan

 15 Oktober 2019

Sertijab Pangkoarmada I Laksda TNI Yudo Margono kepada Laksda TNI Muhammad Ali di Mako Koarmada I, Jalan Gunung Sahari Raya No.67, Jakarta Pusat. Selasa (15/10/2019..

Dalam sambutannya, mantan Pangkoarmada I Laksda TNI Yudo Margono menyampaikan, “Bahwa selama 19 bulan dapat menjalankan tugas sebagai Pangkoarmada I dengan baik”.

Laksda TNI Yudo Margono selanjutnya akan menjabat sebagai Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Pangkogabwilhan) I.

Pangkatnya menjadi binta tiga atau Laksamana Madya (Laksya).

Jejak Karier Yudo Margono

Asisten Perwira Divisi (Aspadiv) Senjata Artileri Rudal di KRI YNS 332 (1988)
Kadep Ops KRI Ki Hajar Dewantara 364
Palaksa KRI Fatahillah 361
Komandan KRI Pandrong 801
Komandan KRI Sutanto 877
Komandan KRI Ahmad Yani 351
Komandan Lanal Tual (2004–2008)
Komandan Lanal Sorong (2008–2010)
Komandan Satkat Koarmatim (2010–2011)
Komandan Satkor Koarmatim (2011–2012)
Komandan Kolat Armabar (2012–2014)
Paban II Opslat Sops Mabesal (2014–2015)
Komandan Lantamal I Belawan (2015–2016)
Kepala Staf Koarmabar (2016–2017)
Pangkolinlamil[1][2][3] (2017–2018)
Pangarmabar (2018)
Pangarmada I (2018–2019)
Pangkogabwilhan I (2019–Sekarang)

[]

Berita terkait