12 Rumah Warga Ikbal Diduga Dibakar dan Satu Unit Ambulance Dirusak Sekelompok Pria

 12 Rumah Warga Ikbal Diduga Dibakar dan Satu Unit Ambulance Dirusak Sekelompok Pria

rumah konstruksi kayu yang selama ini dihuni oleh masyarakat dan juga merusak satu unit mobil ambulance milik warga Ikbal. Samudra Post/Rahmat


LHOKSEUMAWE – Permukiman warga Ikatan Keluarga Blang Lancang (IKBAL) di Kawasan Blang Lancang Kecamatan Muara Satu, Lhokseumawe, Minggu (22/12/2019) malam diserang puluhan orang tak dikenal (OTK) bersenjata tajam. Mereka membakar sejumlah rumah konstruksi kayu yang selama ini dihuni oleh masyarakat dan juga merusak satu unit mobil ambulance milik warga Ikbal.

Informasi yang dihimpun, penyerangan ini terjadi pukul 22.00 WIB Minggu malam, saat warga sedang beristirahat. Kelompok massa datang melakukan perusakan dan menyiram rumah warga dengan bensin kemudian membakarnya.

Ketua IKBAL Tengku Sultan Djufri, mengaku tidak mengetahui permasalahan hingga terjadi penyerangan. Kelompok ini datang dan langsung membakar bendera merah putih, merobek-robek dan membakarnya.

Baca juga :  Ratusan Kepala Desa di Aceh Dikarantina

Dalam insiden ini ada 12 rumah dibakar. Serta satu unit ambulans yang dirusak dengan cara dihancurkan kacanya. Untuk motifnya, kita belum mengetahuinya. Namun pihaknya sudah melaporkan secara resmi kepada pihak kepolisian untuk proses hukum.

Mereka melakukan aksi serangan ini saat para warga sedang tidur. Warga berlarian keluar rumah dan menyelamatkan diri. Kejadian ini menimbulkan ada korban terluka hingga menyebabkan anak-anak trauma.

“Kami masyarakat Blang Lancang tidak tahu apa permasalahannya. Orang ada di dalam, warga lagi tidur rumahnya dibakar. Mereka ini sudah berencana dan ini bisa membunuh karena ada orang di dalam rumah saat dibakar,” kata Djufri kepada awak media, Senin (23/12) sekira pukul 02.30 WIB.

Baca juga :  5 Perawat Puskesmas Di Aceh Reaktif C-19

Djufri meminta pihak berwajib mengusut tuntas aksi pembakaran rumah warga tersebut. Warga kini terancam jiwanya dan merasa trauma atas kejadian ini. Warga juga mengenali para pelakunya,” katanya.

Seorang warga Ikatan Keluarga Blang Lancang Rusdi mengatakan, saat kejadian tak ada satu pun barang yang bisa diselamatkan. Semua harta benda dan perabotan miliknya ludes terbakar. “Saya keluar rumah dengan pakaian di badan. Mereka datang dengan senjata tajam dan lainnya,” ujar Rusdi.

Saat ini, warga yang rumahnya dibakar terpaksa mengungsi dan berlindung dilokasi aman untuk mencegah penyerangan susulan. Beberapa warga lainnya juga tampak berjaga-jaga.

Baca juga :  Pekerja Wanita Hanya Boleh Bekerja Pukul 21.00 WIB di Aceh

Tampak aparat gabungan juga sudah berada di lokasi melakukan pengamanan. Kasus ini pun sudah ditangani pihak Polres Lhokseumawe.

“Kami sudah mengantongi identitas pelakunya dan pastinya kami terus melakukan penyelidikan semaksimal mungkin dan kami memastikan permasalahan ini akan diselesaikan dalam waktu sesingkat-singkatnya,” kata Kapolres Lhokseumawe AKBP Ari Lasta Irawan, melalui Kasat Reskrim AKP Indra T Herlambang, Senin (23/12).

Untuk barang bukti yang diamankan, balok kayu yang diduga digunakan untuk merusak ambulans dan beberapa botol yang diduga sempat digunakan untuk mengisi minyak, pungkas AKP Indra T Herlambang. []

Berita terkait