Tradisi Meukhikhis di Aceh Tenggara

 Tradisi Meukhikhis di Aceh Tenggara
Kapan terakhir kali kamu makan khikhis (lemang)? Lemang adalah sebuah kuliner yang terbuat dari beras ketan yang dicampur dengan santan dan dimasak dengan balutan daun pisang yang kemudian dimasukkan kedalam tabung bambu, serta dibakar selama 3-4 jam.
Kuliner gurih nan legit ini umumnya disajikan pada bulan ramadhan atupun hari raya idul fitri.namun di aceh tenggara mekhikhis (masak lemang) sudah menjadi tradisi, sehari menjelang peringatan hari maulid nabi SAW, Yang diperingati setiap tanggal 9 november.
Menurut Alamin Sekedang, salah seorang tokoh muda Aceh Tenggara mengatakan tradisi mekhikhis adalah warisan budaya leluhur, yang mengungkapkan rasa syukurnya menyambut kelahiran nabi Muhammad SAW, dengan memasak lemang.
“ Mayoritas masyarakat kutacane akan mekhikhis (memasak lemang) sehari sebelum menyambut peringatan maulid nabi, jadi jangan heran melihat kabut yang menyelimuti kabupaten ini” terang Hatta
Setelah lemang matang biasanya masyarakat saling berbagi dengan saudara-saudara yang berbeda suku maupun beda agama.
“ Tujuan lain mekhikhis (masak lemang) adalah mempererat tali silatulrahmi sesama masyarakat yang hidup ditanoh sepakat segenep” pungkas Alamin
Tradisi mekhikhis (masak lemang) dan berbagi tanpa membeda-bedakan suku, agama maupun ras, menjelang peringatan maulid nabi Muhammad SAW, masih berlangsung sampai saat ini.Masih ragu dengan jiwa sosial masyarakat Aceh Tenggara?
EDO

Berita terkait