Sidom Peng, Serahkan Bantuan Untuk 100 Wanita Rawan Sosial Ekonomi

 Sidom Peng, Serahkan Bantuan Untuk 100 Wanita Rawan Sosial Ekonomi

Wakil Bupati Aceh Utara Fauzi Yusuf akrab disapa Sidom Peng.

ACEH UTARA – Wakil Bupati Aceh Utara Fauzi Yusuf akrab disaap Sidom Peng, menyerahkan bantuan usaha ekonomi produktif untuk 100 wanita rawan sosial ekonomi yang bersumber anggaran dari Dinas Sosial Propinsi Aceh Tahun 2019 di Aula Balai Latihan Kerja (BLK) Blang Adoe, Sabtu (30/11).

Turut dihadiri Ketua DPRK Aceh Utara Arafat Ali Madden beserta PLT. Kadis Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Aceh Utara Zulkarnaini dan Kabid Bansos Mirodiyatun Resi serta Unsur dari Dinas Sosial Propinsi Aceh.

Baca juga :  Harga emas 24 Karat Antam Hari Ini Turun Rp 8.000 Per Gram

Wakil Bupati Aceh Utara Fauzi Yusuf, menyampaikan apresiasi yang mendalam terhadap Dinas Provinsi Aceh, yang telah membantu Kabupaten Aceh Utara, terutama bagi keluarga kurang mampu. Menurutnya bantuan bagi wanita rawan sosial ekonomi ini diharapkan dapat membantu peningkatan ekonomi bagi keluarga miskin, sebagai langkah awal untuk menutupi beban keluarga .

Baca juga :  Erick Thohir Minta Bos BUMN yang Masih Rugi Gunakan Penerbangan Kelas Ekonomi

Bantuan ini sebagai modal bagi ibu-ibu untuk berusaha meningkatkan usaha ekonomi keluarga, dan harap dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya serta jangan disalahgunakan, karena setiap bantuan ada pertanggungjawaban yang akan diminta,  Sidom Peng.

Plt.Kadis Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Aceh Utara  Zulkarnaini , mengatakan, sebelumnya para penerima telah diberikan bimbingan teknis pemamfaatan bantuan, agar bantuan ini dapat dikelola dengan baik, dan bisa dipertanggungjawabkan.

Baca juga :  Geuchik Meunasah Alue Gunakan dana Desa Untuk Beasiswa 95 Anak Prestasi

Dikatakan, semua penerima bantuan ini, datanya bersumber dari Basis Data Terpadu (BDT) program penanganan fakir miskin,” ujar Zulkarnaini.

“Jumlah bantuan yang diberikan lanjutnya masing-masing terdiri dari 40 penerima bantuan Jualan Kios, 20 Usaha menjahit, 20 orang bantuan Usaha Kue, dan 20 orang penerima bantuan usaha kuliner. Semua bantuan kita berikan dalam bentuk barang, tidak dalam bentuk uang tunai”, pungkas Zulkarnaini. (*)

Berita terkait