Liga Santri Nasional, Langkah Al Azhar Aceh Terhenti

 Liga Santri Nasional, Langkah Al Azhar Aceh Terhenti

BOGOR | Setelah tampil memukau pada babak pertama dengan status juara Group E, pagi ini, tim Al Azhar Aceh Utara terpaksa terhenti dalam seri nasional, Liga Santri Nusantara di  Stadion Cibinong, Bogor, Jawa Barat, Kamis (7/11/2019). Pasalnya, tim asuhan Papi kalah tipis dari juara Group D, tim Nur Iman Provinsi DIY.

Sejak pluit pertama, kedua tim menunjukan permainan merata. Bola taktis dari kaki ke kaki diiringi umpan lambung dan adu kecepatan ditampilkan kedua tim asal Aceh dan Jogja itu.

Baca juga :  Babinsa Diharapkan Menjadi Pelopor Penerapan Protokol Kesehatan

Hingga turun minum, kedua tim imbang 0-0. Memasuki babak kedua, tim Al Azhar terpaksa mengakui kebobolan satu gol dari DIY. Mereka berhasil merobek gawang dan meraih 1-0. Tertinggal satu angka, M Rizki cs langsung membangun serangan demi serangan. Sebaliknya, DIY memperkuat jantung pertahanan.

Hingga penambahan waktu tiga menit yang diberikan wasit, Rizki dkk tak mampu merobek gawang DIY. Hasil akhir 1-0 untuk DIY menghentikan langkah tim satu-satunya dari luar Pulau Jawa yang berlaga dalam seri nasional.

Baca juga :  Ini Identitas Mayat Ditemukan Nelayan Lhokseumawe

K‌etua Tim Tgk Asnawi M Amin, yang juga Sekretaris PW Nahdatul Ulama Aceh, mengucapkan terima kasih atas semua dukungan masyarakat Aceh di Jakarta dan Aceh yang telah mendukung tim Al Azhar. “Semua pihak sejak awal mendukung tim ini saya ucapkan terima kasih. Semoga ke depan, 2020 tim asal Aceh mampu lebih baik lagi,” terangnya.

Baca juga :  Ratu Elizabeth dan Suami Bersedia Di Vaksin COVID-19

Sedangkan Koordinator Regional 1, Sumatera, Iskandar Zulkarnaen menyebutkan apa yang diperlihatkan tim Al Azhar sungguh luar biasa. “Raihan tiga kali menang, menjuarai group dan terpaksa terhenti di pase ini saya pikir sudah sangat baik. Ke depan ini modal kuat untuk membentuk tim santri yang lebih bagus lagi di Aceh,” pungkasnya.

|RI

Komentar Facebook

Berita terkait

Redaksi menerima tulisan opini dan konten jurnalis wargaKirim
+