Integrity : PR Kapolri Baru Tuntaskan Kasus Pembunuhan Wartawan di Indonesia

 Integrity : PR Kapolri Baru Tuntaskan Kasus Pembunuhan Wartawan di Indonesia

ACEH UTARA | Kapolri Jenderal Idham Aziz yang baru dilantik Presiden Joko Widodo dinilai memiliki sejumlah pekerjaan rumah penyelesaian kasus hukum di Aceh. Salah satunya intimidasi dan pembunuhan terhadap wartawan di tanah air.

 

Direktur Lembaga Integrity Aceh, Agam Khailullah,  di Lhokseumawe, Sabtu (2/11/2019) menyebutkan dua kasus terakhir yaitu pembunuhan dua wartawan di Medan, Sumatera Utara dan pembakaran rumah wartawan di Aceh Tenggara, Provinsi Aceh.

Baca juga :  Suami Tikam Istri di Aceh Timur, Ini Sebabnya...

 

Sebelumnya, dua wartawan korban pembunuhan bernama Maraden Sianipar (55) warga Jalan Gajah Mada, Rantauprapat Kecamatan Rantau Utara dan Martua Siregar (42) warga Desa Sei Berombang Kecamatan Panai Hilir, Kabupaten Labuhanbatu, ditemukan tewas dengan kondisi tubuh memprihatinkan di selokan areal perkebunan kelapa sawit PT SAB/KSU Amelia.

 

Sedangkan rumah wartawan Serambi Indonesia, Asnawi Luwi, di Aceh Tenggara, Aceh dibakar orang tak dikenal beberapa waktu lalu. Hingga kini kedua kasus itu belum terungkap.

Baca juga :  Mengenal DAPC Tambora, Rantis Multiguna Andalan Korps Sabhara

 

“Kita desak Kapolri mengintruksikan seluruh jajarannya untuk mengungkap kasus pembunuhan dan pembakaran rumah itu. Utamanya di Polda Aceh dan Polda Sumatera Utara,” kata Agam.

 

Dia menyatakan, perlindungan terhadap pekerja pers menjadi tindakan pertama untuk dibuktikan Kapolri pada publik.

 

“Saya yakin dengan kemampuan yang dimiliki Polri kasus itu bisa terungkap. Butuh penegasan intruksi ke jajaran dibawah dari Kapolri Jenderal Idham,” terangnya.

Baca juga :  Pemerintah Aceh Pulangkan Warganya dari Wamena

 

Dia berharap, ke depan seluruh sengketa pers bisa diselesaikan lewat Dewan Pers sesuai UU Pers. Bukan lewat KUHPidana sebagaimana perjanjian antara Dewan Pers dan Polri.

 

“Semoga ke depan, tidak ada lagi kasus kekerasan yang dialami pekerja pers,” pungkasnya. |DI

 

Berita terkait