HRD: Talenta Santri Butuh Dukungan Pemerintah

 HRD: Talenta Santri Butuh Dukungan Pemerintah

Anggota DPR RI dari Dapil Aceh II, Haji Ruslan M Daud (HRD) ikut hadir untuk memberi motivasi kepada tim sepakbola Aceh yang sedang bertanding di Liga Santri Nasional di stadion Pakansari Cibinong Kabupaten Bogor, Selasa 6 November 2019. Hari ini, tim Sumatra I yang diwakili oleh Aceh berhasil memenangkan dua laga sekaligus yaitu 3-0 melawan DKI Jakarta dan 3-0 menang melawan Jabar 3.

“Alhamdulillah hari ini saya menyempatkan hadir menemui langsung santri-santri kita dari Aceh yang sedang bertanding dan saya sangat bangga karena tim kita tampil sangat maksimal” apresiasi HRD kepada pemain yang pada pertandingan pertama hari senin (5/11) berhasil menang 8-0 melawan Jabar 1.

Anggota DPR RI yang saat ini membidangi infrastruktur di Komisi V menambahkan bahwa talenta-talenta muda Aceh terutama santri membutuhkan perhatian khusus untuk pengembangan keterampilan olahraga mereka. Salah satu kebutuhan utama adalah sarana dan prasarana yang mendukung untuk melatih skill sepakbola. “Progam seperti menghadirkan stadion mini untuk dayah, saya pikir sangat baik. Kita akan coba advokasi dan kawal supaya Aceh mendapat perhatian khusus”. Tegas HRD yang dipercayakan oleh Ketua Umum PKB, Bapak Muhaimin Iskandar, untuk meningkatkan infrastruktur Aceh.

Selanjutnya HRD menjabarkan bahwa PKB dibawah kepemimpinan Gus Muhaimin sangat serius mengembangkan santri. Salah satu terobosan terakhir adalah meloloskan UU Pesantren. Dengan adanya UU ini dengan sendirinya akan berimplikasi positif terhadap prestasi-prestasi santri. “Saya yakin Gus Muhaimin akan terus memperjuangkan kepentingan-kepentingan santri melalui kerja-kerja politik di legislatif dan eksekutif. Untuk itu, kita doakan dan dukung terus ikhtiar dan niat baik beliau” harap HRD.

Terakhir HRD mengingatkan talenta-talenta muda untuk tetap menjaga identitas dimanapun karir olahraga mereka berhenti nantinya. Sebagai pemain bola berlatar belakang santri, HRD berharap akan memberikan nilai yang berbeda baik di dalam maupun di luar lapangan. “Jika ada yang menjadi pemain profesional nantinya, jangan sampai identitas santri dan dayah kita hilang. Saya masuk politik tapi ciri khas santri tetap saya pertahankan karena latar belakang saya memang besar di Dayah” pesan HRD kepada para Santri. [Rel]

Bagikan

Berita terkait