Cerita Sukses Jualan Ayam Goreng

 Cerita Sukses Jualan Ayam Goreng
“Kemauan harus dilandasai dengan tekad yang bulat dan harus berani dalam mengambil peluang yang ada.” kutipan kata Bob Sadino itulah yang memotivasi Karmanda (27) untuk membuka usaha.  Pagi itu sekitar pukul 05:30 pemuda ini harus bergegas berbelanja untuk bahan dagangannya.
Karmanda, pedagang chicken hot cheese keliling dengan menggunakan gerobak motornya pria yang biasa dipanggil bang chicken ini, berjualan keliling menjajakan snack dagangannya ke sekolah-sekolah dan keseringan ia mangkal di depan Lapangan Jendral Ahmad Yani Aceh Tenggara.
Sebelum mulai membuka usaha ini, Karmanda mengaku dulunya ia juga pernah mengadu nasib di Ibukota namun sesampainya di sana ia hanya dipekerjakan sebagai pekerja kasar.
“Sebelumnya pernah merantau  di Jakarta dengan berharap  dapat menaikkan taraf hidup tapi harapan itupun seakan sirna setelah tau saya hanya diterima jadi kuli bangunan disana” Katanya
Selama beberapa tahun bekerja di jakarta, akhirnya karmanda memutuskan untuk pulang ke kampung halamannya, di Desa Raja Kecamatan Lawe Bulan Kabupaten Aceh Tenggara.
Sesampai di kampung halaman dia hanya bisa meratapi nasibnya yang sama sekali tidak lebih baik dari sebelumnya.
“Hanya ada penyesalan sebagai oleh-oleh yang saya bawa setiba dikampung halaman, karena bertahun-tahun merantau penghasilan saya hanya cukup memenuhi kebutuhan sehari-hari dan ongkos untuk pulang,” tutur Manda
Setelah menganggur lama dikampung  dan mengingat umur yang semakin hari bertambah Karmanda bertekad ingin punya  berpenghasilan tetap dengan mengembangkan hobinya memasak.
“ Mulanya saya terpikir bagaimana caranya membuat suatu jajanan yang unik”
Dengan berani mencoba, olahan jajanan yang ia racik sendiri ternyata mendapat respon baik di lidah pembeli.
” Bahan utama seperti Saus, bumbu,ceker ayam, leher ayam, itu saya olah sendiri agar bisa menyerupai jajanan di mall-mall’ sambungnya
Menu-menu yang jajanan yang dia sediakanpun beragam seperti  ayam crispy, kulit ayam crispy, leher ayam crispy dan ceker. Dan uniknya semua menu tersebut dapat ditambahkan Saus yang rasa pedasnya bertingkat, dimulai dari level Original, pedas, extra pedas dan pedas gila.
” Sangat jarang orang beli minta, level pedas gila karena extra pedaspun dapat membuat lidah seketika mati rasa ” ujarnya sesambil tertawa.
|EDO
Bagikan

Berita terkait