2 Pelajar Tewas di Aceh Timur, Ini Sebabnya…

 2 Pelajar Tewas di Aceh Timur, Ini Sebabnya…

ACEH UTARA- Pasca insiden bom bunuh diri di markas  Polrestabes Medan, Sumatera Utara, Rabu (13/11/12) pagi sekitar pukul 08.45 WIB, Polres Aceh Utara memperketat penjagaan.

 

Kepala bagian operasi Polres Aceh Utara, AKP Syukrif I Panigoro, Kamis (14/11/2019) menyebutkan standar pengamanan markas telah ditetapkan. Namun, paska insiden di Polrestas Medan, peningkatan pengamanan dilakukan di Mapolres. Mulai dari gerbang depan hingga seluruh  bangunan markas.

Baca juga :  Prostitusi Online di Aceh Sudah Ada Sejak Tahun 2006

 

“Kita tingkatkan kewaspadaan dan pengamanan, baik di mapolres, mapolsek ataupun di pos lalu lintas dalam pelaksanaan tugas jaga maupun saat memberikan pelayanan kepada masyarakat.” Ujarnya.

Baca juga :  Napak Tilas Peringati Hari Pahlawan di Makam Cut Meutia

 

Dia mengatakan, setiap masyarakat yang datang ke markas akan diperiksa dan ditanya detail keperluannya. Pemeriksaan dilakukan untuk mengantisipasi peristiwa serupa di Medan tidak terjadi di Aceh Utara.

 

Selain itu, dia mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan pada pendatang baru di wilayah masing-masing. Apalagi, pendatang tersebut tidak melapor ke apparat desa dan tidak bergaul dengan masyarakat lainnya.

Baca juga :  Ketika Harga Minyak Indonesia Tak Kunjung Turun

 

“Bila ada masyarakat yang dicurigai, jangan main hakim sendiri, segera lapor ke polisi,” pungkasnya.

 

Sebelumnya, bom bunuh diri terjadi di Mapolresta Medan, Sumatera Utara. Pelaku bom tewas di lokasi kejadian.|KC

Berita terkait