Polisi Selidiki Tabrakan Rombongan Pengantin di Aceh Utara

 Polisi Selidiki Tabrakan Rombongan Pengantin di Aceh Utara

ACEH UTARA| Penyidik unit kecelakaan lalu lintas, Polres Lhokseumawe, mulai melakukan penyelidikan terhadap kasus tabrakan maut rombongan pengantin di lintas nasional Medan-Banda Aceh, tepatnya Desa Beurandang, Kecamatan Syamtalira Bayu, Kabupaten Aceh Utara.

 

Tabrakan yang terjadi pada Minggu (13/10/2019) sekitar pukul 02.00 WIB dinihari itu mengakibatkan dua orang tewas, satu penumpang dirawat ke Rumah Sakit Umum Zainal Abidin Banda Aceh, empat diperbolehkan pulang dan 12 korban kini masih dirawat di Rumah Sakit Umum Cut Meutia, Aceh Utara.

Baca juga :  Nah Lo, Ketua Organisasi Pemuda Diduga Cabuli 4 Wanita Aceh Utara

 

“Penyilidikan kasus tabrakan itu sudah dimulai. Kami sudah selesai olah kejadian perkara. Namun, karena saat ini seluruh korban masih di rumah sakit, hanya empat yang diperbolehkan pulang, maka penyelidikan agak terkendala,” kata Kasat Lantas, Polres Lhokseumawe, AKP Widya Rahmad Jayadi, dihubungi Senin (14/10/2019).

Baca juga :  Pengakuan Anggota ISIS, Bekerjasama Dengan Amerika Untuk Teror Dan Sabotase

 

Dia menyebutkan, setelah korban sehat barulah dipanggil untuk dimintai keterangan sebagai saksi. Sejauh ini, belum ada tersangka dalam kasus itu.

 

“Masih pengumpulan keterangan. Penyelidikannya terus berlanjut sembari kita menunggu korban pulih. Semoga segera sehat dan bisa kita mintai keterangan,” kata AKP Widya.

Baca juga :  Lazimu: Zakat Itu Mensejahterakan

 

Sebelumnya diberitakan tabrakan maut terjadi di lintas nasional Medan-Banda Aceh, tepatnya Desa Beurandang, Kecamatan Syamtalira Bayu, Kabupaten Aceh Utara. Kecelakaan rombongan pengantin dari Kota Langsa itu mengakibatkan dua tewas yaitu Tgk Amri (48) dan Hasniah (45) keduanya warga Kota Langsa. |RI|KCM

 

Berita terkait