Pasokan Solar Kosong Nelayan Aceh tak Melaut

 Pasokan Solar Kosong Nelayan Aceh tak Melaut

ACEH UTARA– Sejumlah nelayan di Kabupaten Aceh Utara terpaksa berhenti melaut dua hari terakhir. Pasalnya, pasokan solar untuk bahan bakar perahu kosong di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SBPU).

 

Panglimat Laot, Seunuddon, Aceh Utara, Amir Yusuf, dihubungi Senin (14/10/2019) menyebutkan dua hari terakhir tidak lagi melaut. “Nelayan dua hari tak melaut itu dampaknya sangat serius. Mereka kesulitan memenuhi kebutuhan keluarganya,” terang Amir Yusuf.

Baca juga :  Erick Thohir Minta Bos BUMN yang Masih Rugi Gunakan Penerbangan Kelas Ekonomi

 

Dia menyebutkan kelangkaan solar tidak saja terjadi di pada Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum(SPBU), tapi juga terjadi di pada Stasiun Pengisian Bahan Bakar Nelayan (SPBN) di Kecamatan Seunuddon, Aceh Utara.

 

“Bahan bakarnya ada. Tapi langka sekali. Bahkan tidak cukup, misalnya saja sekali melaut butuh 60 liter. Kalau pun kita antre di SPBU atau SBPE itu hanya dapat 15 liter. Kami minta ini diperhatikan pemerintah kok bisa tidak mencukupi stok solar,” katanya.

Baca juga :  Menteri Beda Sikap soal Natuna, Jokowi Akhirnya Angkat Bicara…

 

Jika dalam kondisi lama, dia khawatir itu berdampak pada nasib hidup nelayan dan keluarganya. “Kami minta Pemerintah Aceh Utara turun tangan. Agar persoalan kelangkaan solar ini segera diatasi,” sebutnya.

Baca juga :  Ini Dia, 3 Juara Stan Terkreatif dan Inovasi di Pameran “Piyoh-piyoh” Aceh Utara

 

Hal yang sama disampaikan nelayan di Kecamatan Muara Batu, Aceh Utara, Syukri Saleh (40). Menurutnya dirinya tidak kebagian solar sehingga tidak melaut. “Karena telat antre, langsung habis di SPBU solar. Karena solar juga digunakan oleh truk, jadi begitu masuk ke SPBU cepat sekali habis. Ini kami harap diperhatikan pemerintah,” pungkasnya.

|KC

Berita terkait