Mahasiswa Unsyiah Rebut Medali di Pomnas

 Mahasiswa Unsyiah Rebut Medali di Pomnas

BANDA ACEH – Pecatur Bapomi Aceh yang juga mahasiswa Universitas Syiah Kuala, Klarisa Sabila, sukses meraih medali di ajang Pekan Olahraga Mahasiswa Nasional (Pomnas) yang berakhir pada Jum’at (27/09) di Universitas Gunadarma, Jakarta.

Klarisa berhasil menahan imbang/draw unggulan pertama Women Fide Master (WFM) Ummi Fisabilillah dari DKI Jakarta pada babak terakhir 7 of 7, di nomor pertandingan (15 menit + 10 detik) nomor pertandingan catur cepat perorangan putri sehingga berhak atas medali perunggu. Sementara medali emas dan perak diraih pecatur tuan rumah WFM Ummi Fisabilillah dan WFM Alya Sekar Kinasih.

Di nomor pertandingan lainnya catur kilat perorangan putri (5 menit + 3 detik) dan standar (60 menit + 30 detik) masing-masing Klarisa hanya finish di peringkat 7 dan 17.

Pelatih Catur Pomnas Aceh, Dian Maulana S.IP., mengatakan keberhasilan medali ini sesuai dengan mapping yang dilakukan 2 tahun belakangan ini.

“Alhamdulillah di Pomnas 2019 kita sukses mengulang prestasi medali Pomnas 2015 yang lalu, bahkan selain Klarisa harapan medali juga dibebankan kepada Annisha, namun meleset,” ujarnya.

Sebelum Pomnas XVI 2019 berlangsung, para pecatur melalui pola pembinaan yang terstruktur dan terukur. Mereka juga ditingkatkan frekuensi jam bertanding internasional seperti, Unsyiah International Chess Championship, GACC di University of Malaya, serta MASUM Kementerian Pendidikan Malaysia.

Keseluruhan Tim Catur Pomnas Aceh berjumlah 11 orang (putra/putri) yang terdiri, 5 atlet dari Unsyiah, 3 Unimal, 1 Univ. Jabal Ghafur, 1 Unsam dan 1 Unmuha. Ke depannya, UKM Catur Universitas Syiah Kuala berencana menggelar beberapa event sebagai persiapan menghadapi Kejurnas Mahasiswa di Universitas Bengkulu awal Desember 2019, Friendly Tournament di International Islamic University Malaysia, Grand Asian Chess Chalengge di University of Malaya, Februari 2020, dan Bangladesh Juli 2020 mendatang |RILIS

Bagikan

Berita terkait