Ditangkap dalam Razia Zebra, Malah Didoakan Santri

 Ditangkap dalam Razia Zebra, Malah Didoakan Santri

BIREUEN – Tim Polres Bireuen melibatkan santri dalam operasi zebra rencong tahun ini. Puuhan santri dari sejumlah pesantren mengenakan pakaian serba putih turut bersama di lokasi razia kendaraan di kota itu.

Begitu salah satu pengendara ditangkap, diperiksa surat kendaraan dan tidak bisa menunjukan surat seperti surat izin mengemudi, maka para santri langsung mengelilinginya.

Santri itu duduk melingkar, pada bagian lain berdiri mengelilingi pengendara yang terjaring razia.

Baca juga :  Paska Bom Bunuh Diri Medan, Polisi Perketat Pengamanan Markas

Mereka lalu mengangkat tangan layaknya orang berdoa dan mendoakan agar pengendara selamat sampai tujuan serta mau melengkapi surat kendaraan dan mengenakan helm pengaman kepala.

“Kami melibatkan santri sekaligus ini hari santri nasional jatuh bulan ini. Saya meminta izin pada pimpinan pesantren agar santri bisa diikut sertakan. Doa santri semoga mengetuk pintu hati pengendara agar patuh berlalu lintas,” kata Kasat Lantas Polres Bireuen Ipdu Sandy Titah Nugraha dalam keterangan tertulisnya, Jumat (25/10/2019).

Baca juga :  Haji Uma Minta Polisi Usut Kasus Kelangkaan Elpiji di Lhokseumawe

Tujuannya sambung Sandy agar pengendara malu melanggar aturan berlalu lintas. Apalagi yang mendoakan santri, sehingga menimbulkan rasa malu dan ke depan tidak ada lagi pelanggaran lalu lintas.

“Saya bangga dengan ratusan adik-adik santri bersemangat, mudah-mudahan pelanggar lalulintas segera jera dan masyarakat Bireuen berubah menjadi lebih tertib dan maju” ujar Sandy.

Baca juga :  Dua Pria Mabuk Di Aceh, Perkosa Ibu Rumah Tangga

Sejauh ini, sebanyak 46 personel polisi menggelar razia di sejumlah tempat dalam kabupaten itu. Santri yang dilibatkan sebanyak 473 orang dan disebar ke sejumlah titik razia.

“Semoga langkah ini bisa menyadarkan pengendara. Mereka melengkapi surat kendaraan dan helm itu untuk kenyamanan dan keselamatan mereka juga,” pungkasnya.

 

Berita terkait